Ketika mendengar nama Songgoriti, sebagian orang mungkin langsung membayangkan suasana sejuk Kota Batu, vila di tengah perbukitan, atau pengalaman berendam di sumber air panas alami.
Namun, jauh sebelum Songgoriti dikenal sebagai kawasan wisata seperti sekarang, tempat ini telah menjadi bagian dari perjalanan panjang sejarah Batu.
Di kawasan ini terdapat Candi Songgoriti, sebuah peninggalan masa klasik yang berada di Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu. Pemerintah Kota Batu menyebut candi tersebut sebagai peninggalan Mataram Kuno yang diperkirakan berasal dari sekitar abad ke-9 hingga ke-10 Masehi.
Artinya, ketika kita berkunjung ke Songgoriti hari ini, sebenarnya kita sedang berada di sebuah kawasan yang telah dikenal manusia selama lebih dari seribu tahun.
Lalu, bagaimana perjalanan Songgoriti dari masa ke masa?
Songgoriti pada Masa Mataram Kuno
Salah satu bagian paling menarik dari sejarah Songgoriti berkaitan dengan keberadaan Candi Songgoriti, yang juga dikenal masyarakat dengan nama Candi Supo.
Secara arkeologis, Candi Songgoriti diperkirakan berasal dari sekitar abad ke-9 hingga ke-10 Masehi. Bentuk arsitektur dan temuan yang berkaitan dengan candi menunjukkan keterkaitannya dengan periode awal perkembangan kerajaan Mataram Kuno di Jawa Timur.
Candi ini juga memiliki karakter yang berbeda dengan banyak candi yang hanya dikenal sebagai bangunan pemujaan.
Candi Songgoriti dikaitkan dengan fungsi petirtaan, yaitu kawasan yang berhubungan dengan sumber air dan aktivitas ritual pada masa Jawa kuno. Keberadaan sumber air panas di sekitar candi menjadi salah satu aspek penting dalam memahami mengapa kawasan ini memiliki nilai khusus sejak masa lampau.
Bahkan, dalam berbagai cerita lokal, Songgoriti sering dikaitkan dengan tokoh Mpu Supo dan Mpu Sindok.
Namun, perlu dibedakan antara catatan sejarah dengan cerita yang berkembang secara turun-temurun. Kisah mengenai Mpu Supo yang menemukan sumber air dan membangun candi di kawasan tersebut merupakan bagian dari tradisi dan cerita masyarakat yang membuat sejarah Songgoriti semakin menarik untuk ditelusuri.
Candi dan Sumber Air: Dua Hal yang Tidak Terpisahkan
Salah satu keunikan Songgoriti adalah hubungan antara peninggalan sejarah dan sumber airnya.
Candi Songgoriti berada di kawasan yang memiliki sumber air panas alami. Dalam kajian sejarah dan arkeologi, keberadaan sumber air tersebut menjadi bagian penting dalam memahami fungsi kawasan sebagai petirtaan.
Inilah yang membuat Songgoriti terasa berbeda.
Di banyak tempat, wisata sejarah dan wisata alam berada di lokasi yang berbeda. Di Songgoriti, keduanya justru bertemu dalam satu kawasan.
Ada peninggalan sejarah. Ada sumber air alami. Ada perbukitan. Dan semuanya berkembang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat hingga sekarang.
Bagi pengunjung Songgoriti Hot Springs, pengalaman berendam di air belerang bukan hanya tentang menikmati air hangat. Ada konteks sejarah yang jauh lebih panjang di balik sumber air yang menjadi bagian dari identitas kawasan ini.
Songgoriti dalam Perjalanan Sejarah Modern
Seiring berjalannya waktu, kawasan Songgoriti mengalami perubahan fungsi.
Dari kawasan yang memiliki nilai spiritual dan sejarah pada masa lampau, Songgoriti kemudian berkembang menjadi kawasan permukiman dan tempat peristirahatan.
Lingkungan pegunungan Batu yang sejuk membuat kawasan ini memiliki daya tarik tersendiri sebagai tempat untuk beristirahat dari aktivitas perkotaan.
Dalam berbagai catatan mengenai sejarah kawasan wisata Songgoriti, perkembangan kawasan ini juga berkaitan dengan masa kolonial Belanda. Songgoriti kemudian dikenal sebagai kawasan peristirahatan dan tempat menikmati udara pegunungan.
Perubahan tersebut menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan Songgoriti.
Jika dahulu daya tariknya berkaitan erat dengan sumber air dan nilai spiritual, pada masa berikutnya udara sejuk, alam pegunungan, dan sumber air panas mulai menjadi bagian dari daya tarik rekreasi.
Dari sinilah identitas Songgoriti sebagai kawasan wisata perlahan terbentuk.

Dari Tempat Bersejarah Menjadi Kawasan Wisata Batu
Saat ini, Songgoriti merupakan salah satu kawasan yang dikenal dalam peta pariwisata Kota Batu.
Pengunjung dapat menemukan berbagai pilihan akomodasi, kuliner, tempat rekreasi, serta aktivitas wisata yang berkembang di sekitar kawasan.
Namun, di tengah perkembangan tersebut, Candi Songgoriti tetap menjadi pengingat bahwa kawasan ini memiliki cerita yang jauh lebih tua daripada industri wisatanya.
Pemerintah Kota Batu sendiri menempatkan Candi Songgoriti sebagai salah satu peninggalan sejarah yang penting bagi Kota Batu. Lokasinya juga relatif dekat dengan pusat Kota Batu sehingga mudah dikunjungi oleh wisatawan.
Menariknya, sejarah Songgoriti juga tidak berhenti pada bangunan candinya.
Kawasan ini terus hidup melalui masyarakat, tradisi, aktivitas wisata, dan berbagai bentuk pemanfaatan sumber daya alam yang telah menjadi bagian dari kehidupan Songgoriti selama bertahun-tahun.
Dari Candi Songgoriti Menuju Songgoriti Hot Springs
Di tengah perkembangan kawasan wisata tersebut, keberadaan sumber air panas tetap menjadi bagian penting dari identitas Songgoriti.
Songgoriti Hot Springs hadir dengan memanfaatkan karakter alami kawasan tersebut sebagai tempat untuk menikmati pengalaman berendam air panas dengan suasana pegunungan.
Air belerang yang digunakan di kawasan Songgoriti Hot Springs memiliki keterkaitan dengan sumber air alami yang menjadi bagian dari kawasan Songgoriti.
Konsep ini membuat pengalaman di SHS memiliki cerita yang berbeda dibandingkan kolam air hangat dengan pemanas buatan.
Pengunjung tidak hanya datang untuk berenang atau berendam, tetapi juga dapat menikmati suasana alam dan merasakan bagian kecil dari karakter kawasan Songgoriti yang telah dikenal sejak masa lalu.
Dengan kata lain, wisata di Songgoriti hari ini merupakan kelanjutan dari perjalanan panjang sebuah kawasan yang terus beradaptasi dengan zaman.
Lebih dari Seribu Tahun dan Masih Menjadi Tempat Berkunjung
Mungkin hal yang paling menarik dari sejarah Songgoriti bukan hanya usia peninggalannya.
Yang menarik adalah bagaimana sebuah kawasan dapat terus memiliki fungsi dan daya tarik meskipun zaman telah berubah.
Dari kawasan yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat Jawa kuno, berkembang menjadi kawasan peristirahatan, kemudian menjadi kawasan wisata, Songgoriti terus mengalami transformasi.
Candi Songgoriti menjadi jejak masa lalu.
Sumber air panas menjadi bagian dari karakter alamnya.
Perbukitan menjadi latar kehidupan masyarakat.
Dan berbagai tempat wisata modern menjadi wajah Songgoriti hari ini.
Penelitian terbaru mengenai Candi Songgoriti juga menunjukkan bahwa situs ini tidak hanya penting sebagai peninggalan masa Hindu, tetapi masih memiliki kehidupan sosial dan budaya hingga masa sekarang.
Hal tersebut menunjukkan bahwa sejarah bukan sesuatu yang berhenti ketika sebuah bangunan kuno selesai dibangun.
Sejarah tetap hidup selama masyarakat masih mengenal, merawat, dan menceritakannya.
Mengunjungi Songgoriti dengan Perspektif yang Berbeda
Ketika berkunjung ke Batu, tidak ada salahnya menyisihkan waktu untuk melihat Songgoriti dari perspektif yang berbeda. Bukan hanya sebagai tempat mencari penginapan. Bukan hanya sebagai tempat menikmati udara sejuk. Dan bukan hanya sebagai tempat berendam air panas.
Cobalah melihat Songgoriti sebagai sebuah kawasan yang menyimpan lapisan cerita dari masa ke masa. Mulai dari Candi Songgoriti, sumber air alami, lingkungan pegunungan, hingga perkembangan kawasan wisata modern. Setelah mengenal ceritanya, pengalaman berkunjung ke Songgoriti mungkin akan terasa sedikit berbeda.
Berendam di air hangat sambil menikmati udara pegunungan bukan lagi sekadar aktivitas rekreasi. Ada sebuah perjalanan panjang di baliknya. Perjalanan yang menghubungkan masa lalu, alam, masyarakat, dan pariwisata Batu hari ini.
Songgoriti Hari Ini: Sejarah yang Tetap Hidup
Lebih dari seribu tahun setelah jejak awalnya terbentuk, Songgoriti masih menjadi bagian dari kehidupan Kota Batu. Candi tetap menjadi pengingat masa lalu. Sumber air tetap menjadi bagian dari identitas kawasan. Dan wisata terus menjadi wajah baru Songgoriti.
Di Songgoriti Hot Springs, pengunjung dapat menikmati pengalaman berendam di tengah suasana pegunungan sekaligus berada di kawasan yang memiliki perjalanan sejarah panjang.
Karena pada akhirnya, wisata tidak selalu tentang menemukan tempat yang baru. Kadang, wisata yang paling menarik adalah menemukan cerita lama dari sebuah tempat yang selama ini kita kira sudah kita kenal.
Songgoriti adalah salah satunya.
